KENDARI, TELISIK.ID - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memperkuat upaya pencegahan bullying dan kekerasan di lingkungan sekolah melalui pelaksanaan program psychology education di satuan pendidikan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dikbud Sultra, Aris Badara, menegaskan bahwa pihaknya menaruh perhatian serius terhadap persoalan bullying dan kekerasan yang melibatkan peserta didik.
Menurutnya, sebagian besar kasus yang muncul selama ini dapat diselesaikan dengan pendekatan persuasif.
“Kasus yang terjadi umumnya bisa ditangani dengan baik melalui pendekatan pembinaan dan komunikasi,” ujar Aris kepada telisik.id, Rabu (11/2/2026).
Baca Juga: 73 Bintara Remaja Ditsamapta Polda Sultra Digembleng Jalan Kaki 13 Kilometer
