Peran guru wali kelas dan guru Bimbingan Konseling (BK) juga terus diperkuat sebagai garda terdepan dalam pengawasan dan pembinaan peserta didik.

Memasuki tahun 2026, Dikbud Sultra juga telah melakukan pemetaan potensi intoleransi, bullying, dan kekerasan di lingkungan sekolah.  

Baca Juga: Kobaran Api Hanguskan 4 Bangunan dan Panggang 3 Ekor Kucing di Kendari

"Pemetaan ini menjadi langkah antisipasi dini sekaligus dasar penyusunan kebijakan lanjutan agar penanganan dapat dilakukan secara lebih terarah dan sistematis," ujar Aris.

Sesuai arahan Gubernur Sulawesi Tenggara, Dikbud Sultra turut menyiapkan pembangunan sistem berbasis web untuk pendataan siswa yang memiliki fobia, intoleransi, maupun alergi tertentu.