"Kendala kita, hanya minim area parkir," sebutnya.
Sementara itu, Jusriadi, tokoh pemuda Desa Labone menerangkan, bila permandian Topa dikelola dengan baik bisa menjadi ikon pariwisata daerah. Karena itu, dibutuhkan dukungan politik anggaran baik dari Pemkab maupun Pemprov Sultra untuk pengembangannya.
"Lokasi Topa strategis berada di pinggir jalan negara. Toh, bila ada dukungan anggaran dari pemerintah, akan seiring dengan konsep pembangunan jembatan Muna-Konsel yang digagas Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, sehingga menjadi pintu gerbang kedua pariwisata," terangnya. (A)
Reporter: Sunaryo
Editor: Kardin
