Unison difokuskan untuk diterapkan di sekolah berstatus negeri terlebih dulu.
Sementara itu Direktur Utama PT Karya Generasi Bintang, Rudy Djonni menjelaskan, setelah uji coba di SMPN 4 Yogyakarta selesai maka dalam kurun waktu sekitar dua minggu akan mulai diterapkan di sekolah lain.
Ada sejumlah fitur yang disediakan mulai dari agenda, assesment untuk memberikan tugas dan ujian kepada siswa. Selain itu juga ada fitur khusus untuk memberikan pendekatan psikologis anak.
Dari sisi materi mereka bisa mengakses fitur pembelajaran secara online. Atau, nantinya bisa mencari guru pendamping secara online.
Dengan aplikasi itu, orang tua juga bisa mengontrol perkembangan anak secara berkala. Pada fitur agenda misalnya, setiap guru akan upload agar orang tua tahu besok ada tugas dan mata pelajaran apa saja. Sehingga orang tua bisa terus memonitoring apa yang anak pelajari di sekolah tiap hari.
