"Beruntung pada saat kejadian kami tidak memiliki pasien rawat inap sehingga kami fokus berupaya menyelamatkan berkas dan peralatan puskesmas," tukasnya.
Lebih lanjut Hadijah berharap kepada Pemerintah Daerah untuk melakukan pembenahan mengingat kerusakan gedung puskesmas akibat kebakaran tersebut cukup parah.
"Kerusakannya hampir 80 persen. Gedung tidak bisa lagi kami gunakan untuk beraktivitas dan untuk sementara pelayanan medis dialihkah ke gedung darurat yakni perumahan tenaga medis yang juga terletak di area kompleks puskesmas," bebernya.
Baca Juga: Ingin Majukan Desanya, Jurnalis Televisi di Manggarai NTT Pilih Jadi Kades
"Kami berharap kalau bisa secepatnya ada pembenahan agar kami bisa memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat setempat. Kasihan kami melakukan perawatan medis dengan kondisi ruangan terbatas," pintanya.
