Sementara itu, Kapolsek Pakue, Ipda Ridwan, SH menjelaskan, berdasarkan keterangan pegawai piket puskesmas, awalnya ia melihat  ada nyala api yang sudah mulai membesar di atas plafon sebelah barat gedung utama Kantor Puskesmas Latali.

"Setelah itu dia menghubungi rekan lainya dan berteriak minta tolong  kepada warga sekitar Puskesmas Latali sehingga masyarakat mulai berdatangan untuk melakukan pemadaman namun usahanya sia-sia," kata Kapolsek Pakue.

Sekitar pukul 15.30 Wita, lanjutnya, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba dan berusaha memadamkan api yang masih membakar plafon dan rangka kayu atap. Sekitar pukul 16.00 Wita api baru bisa dipadamkan.

Baca Juga: Dua Hari Pencarian, Kakek Hilang di Hutan Belum Ditemukan

"Tidak ada korban jiwa dan tidak ada alat  kesehatan yang terbakar namun gedung utama Puskesmas Latali mengalami rusak parah. Hampir semua rangka/balok atap yang terbuat dari kayu dan plafon yang terbuat dari tripleks terbakar sehingga kerugian ditaksir Rp 80.000.000," terangnya.