BAUBAU, TELISIK.ID - Puluhan penumpang KM Mega Abadi nekat turun di tengah laut pada Jumat (1/5/2020). Setelah adanya kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau yang melarang kapal perintis KM Mega Abadi berlabuh di pelabuhan.
Penumpang KM Mega Abadi yang turun secara diam-diam di tengah laut, diangkut menggunakan kapal motor laut atau loang boat.
Aksi tersebut dihentikan oleh petugas kepolisian setempat. Namun 15 orang warga Kecamatan Kadatua Kabupaten Buton Selatan sudah berhasil turun pada malam hari, dan tujuh orang warga Kecamatan Batu Atas Kabupaten Buton Selatan juga berhasil turun di Pantai Lakeba Baubau sekira pukul 11.00 Wita Jumat (1/5/2020).
Kapolres Baubau, AKBP Zainal Rio Chandra Tangkari, mengatakan pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan pihak KM Mega Abadi. Akhirnya kapal kargo yang muat penumpang tersebut disepakati berlabuh di Bandar Batauga, Busel, untuk menurunkan penumpangnya.
"Kami koordinasi dengan gugus tugas, kapal ini tidak jadi bersandar di Pelabuhan Murhum, Kota Baubau. Jadi diarahkan ke Batauga, Kabupaten Busel, dan evakuasi di sana. Kemudian gugus tugas masing-masing Kabupaten yang akan menjemput warganya di sana," jelas Rio Tangkari yang juga selaku Wakil Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Baubau di sela waktu pengamanan penumpang yang turun di Pantai Lakeba.
