Setelah melakukan pemarangan, pelaku langsung menyerahkan diri di Kantor Polsek Watubangga dengan membawa barang bukti.
"Pelaku, Asrabu menyerahkan diri di Polsek Watubangga dengan membawa parang yang digunakan untuk menghabisi nyawa temannya," terang Laode Proyek.
Karena telalu banyak mengeluarkan darah akibat terkena sayatan parang rekannya, Pinus menghembuskan napas terakhir di tempat kejadian perkara.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku Asrabu kini mendekam di rumah tahanan Polsek Watubangga.
