Ia sempat pindah ke Institut Teknologi Bandung dan pernah mengajar di perguruan tinggi. Selain itu, ia juga mengambil studi di Fakultas Filsafat Matematika di Universitas Teknologi Malaysia (UTM).

Di samping karier dakwahnya, Haikal Hassan juga pernah bekerja di bidang bisnis. Ia sempat berkarier sebagai salesman dan konsultan sumber daya manusia di sektor pertambangan. Namun, panggilan untuk berdakwah lebih kuat, sehingga ia memilih fokus di bidang ini.

Pada akhir 2020, Haikal Hassan sempat menjadi pusat perhatian setelah dilaporkan oleh Hussein Shihab ke polisi. Laporan ini terkait pernyataan Haikal yang mengaku bermimpi bertemu dengan Nabi Muhammad SAW dalam sebuah ceramah.

Baca Juga: Sosok Wasit Kontroversial Ahmed Al Kaf Pimpin Laga Timnas Indonesia vs Bahrain

Hussein menuduh Haikal melakukan kebohongan publik dan menyebarkan ujaran kebencian, yang memicu kontroversi di masyarakat. Meski demikian, Haikal tetap kukuh pada keyakinannya.