“Ormas-ormas Islam, termasuk NU dan Muhammadiyah, punya wawasan tengah atau wasatiyah. Ini maksud kami datang, untuk apresiasi terhadap ijtihad politik,” tegasnya.
Din kembali menegaskan sikapnya bakal mendukung Anies-Muhaimin yang membawa agenda perubahan pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Anies dan Muhaimin dinilainya sebagai figur muda dan matang di dunia politik.
“Terlalu muda tapi minim pengalaman justru bahaya. Kalau terlalu tua suka pikun, suka lupa kayak saya,” ujar Din bercanda.
Cak Imin yang mendapat kunjungan dari Din Syamsuddin mengaku merasa terhormat. Dia pun bersyukur mendapat dukungan langsung dari mantan Ketum PP Muhammadiyah ini.
“Terima kasih kepada yang terhormat Prof Din Syamsuddin beserta para pimpinan organisasi-organisasi kemasyarakatan Islam yang dengan jelas dan tegas memberikan restu, doa, dan dukungan kepada pasangan AMIN,” ujar Cak Imin.
