Dalam urusan pendidikan, Din memang terbilang beruntung. Dia meneruskan pendidikan master dan doktornya di luar negeri dengan kuliah di University of California, Los Angels (UCLA), Amerika Serikat, Interdepartmental Programme in Islamic Studies.
Selain berkutat di pendidikan, Din terlihat aktif di organisasi. Sejak usia pelajar, dia diberi kepercayaan memimpin Ikatan Pelajar Nahdhatul Ulama (IPNU) Cabang Sumbawa. Saat kuliah, ia juga aktif di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), berlanjut ke Pemuda Muhammadiyah, bahkan sampai ke organisasi induknya sebagai Ketua Umum PP Muhammadiyah.
Tak hanya itu, Din Syamsuddin pun sempat menyelami dunia politik, sekitar 7 tahun lamanya, sejak tahun 1993. Dia dia dipercaya menjadi Ketua Departemen Penelitian dan Pengembangan DPP Golkar dan pernah menjadi anggota MPR dari Fraksi Golongan Karya serta sempat ditunjuk menjadi Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja, Depnaker RI.
Namun, setelah itu, mulai tahun 2000, Din mengundurkan diri dari dunia politik dan aktif di dunia akademisi dan organisasi keagamaan dan sosial. Ia menjadi dosen di berbagai perguruan tinggi, seperti UMJ, UHAMKA, UI, dan UIN. Gelar kehormatan Guru Besar pun diperolehnya dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Selain aktif sebagai ketua umum PP Muhammadiyah selama 10 tahun, Din juga aktif di dunia internasional, seperti di Center for Dialogue and Cooperation among Civilizations (CDCC), World Islamic People's Leadership (WIPL), World Council of World Islamic Call Society (WCWICS), Asian Committee on Religions for Peace (ACRP), World Peace Forum (WPF).
