Oposisi Tetap Ada
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) diyakini coba didekati oleh Prabowo jika terpilih dan dilantik tetapi memungkinkan tak amat diseriusi.
Prabowo pasca Pemilu Serentak 2019 akibat politik identitas bersama dengan PKS mengalami sentimen negatif dari masyarakat. Menyadari kesalahannya menggunakan narasi politik identitas padahal berideologi partai nasionalis telah membuat Prabowo dan Gerindra mulai mengambil jarak dengan PKS.
PKS juga diyakini akan menolak tawaran bergabung di pemerintahan, untuk tujuan merebut simpatik masyarakat. PKS juga ingin dicitrakan sebagai partai politik yang konsisten dan tidak pragmatis dalam berpolitik, juga demi Anies Baswedan. Jadi, patut diduga Anies dan PKS akan sama-sama mengkritisi pemerintah.
Faktor terakhir, PKS juga diyakini enggan menerima tawaran bergabung di pemerintahan, karena adanya Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia. Partai Gelora Indonesia adalah partai yang lahir dari “Rahim” PKS, pasca terjadinya konflik di internal PKS.
