Dimana, ia menyarankan masyarakat agar membeli makanan yang higienis dengan memperhatikan kebersihan pengolahan makanan maupun tempat jajanan.
"Pastikan makanan tidak terkontaminasi dengan lalat dan serangga lainnya, yang dapat mengakibatkan penyakit diare dan sebagainya. Pilih buah yang tidak menagandung bahan pengawet dan buka puasa dengan makanan yang manis-manis," terangnya.
Kendati demikian, saat ini pihaknya belum menerima aduan atau informasi terkait dengan korban yang mengkonsumsi jajanan takjil.
Namun pihaknya memiliki kewajiban untuk memastikan dan menjaga kesehatan masyarakat dengan mengimbau agar tidak salah pilih membeli takjil. Apa lagi kata dia, saat ini cuaca di Mubar tidak menentu, sehingga masyarakat rentan terkena penyakit.
"Lebih bagus makanan itu hasil olahan sendiri. Selain halal dan bergizi makanan yang dikonsumsi dipastikan tidak terkontaminasi dengan zat yang berbahaya," ujarnya.
