Dinkes Kota Kendari berkontribusi langsung dalam penurunan 30 persen tingkat stunting melalui program rutin di puskesmas, yaitu memberi tablet penambah darah untuk remaja dan ibu hamil, memberi vitamin untuk ibu hamil dan melakukan imunisasi dasar pada anak.
Baca Juga: Pesta Kembang Api dan Laser Meriahkan Malam Tahun Baru, Giona: Terbesar di Sulawesi Tenggara
70 persen kontribusi penurunan tingkat stunting lainnya harus diambil oleh instansi pemerintahan yang lain. Seperti Dinas PUPR yang bertugas menciptakan sistem sanitasi yang baik, Dinas Perikanan yang wajib memastikan konsumsi ikan kepada masyarakat, dan lain sebagainya.
Dilansir dari website resmi Kementerian Aparatur Sipil Negara, menpan.go.id, Presiden Joko Widodo menargetkan angka stunting harus ditekan hingga di bawah 14 persen sampai tahun 2024.
Presiden mencanangkan seluruh pihak pemerintahan akan melakukan intervensi terpadu terhadap gizi anak, kondisi rumah dan ketersediaan air. (B-Adv)
