Berdasarkan penelitian pada 2020, lebih dari 600.000 kasus kanker serviks dengan 342.000 kematian di seluruh dunia. Di Indonesia, kanker serviks menempati peringkat kedua setelah kanker payudara sebagai jenis kanker yang paling banyak terjadi dari seluruh kasus kanker pada 2020. Tercatat lebih dari 36.000 kasus dan 21.000 kematian akibat kanker ini.

Baca Juga: Anton Timbang Jabat Ketua Dewan Penasehat Partai Gerindra Sulawesi Tenggara

Mengantisipasi sejak dini, Dinas Kesehatan Sulawesi Tenggara melakukan deteksi dini kanker serviks di beberapa tempat di Sulawesi Tenggara.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Sulawesi Tenggara, dr. Muh Ridwan menyebut perlunya pemahaman untuk melakukan pemeriksaan kanker serviks. Perempuan yang sudah menikah harus melakukan Inspeksi Visual Asam Asetat (iVA).

Baca Juga: P3A PPKB Gaungkan Pencegahan Kekerasan Seksual di Perayaan Hari Ibu