"Jika kita sidak di rumah-rumah, pasti ada yang menampung 10 liter, 20 liter," ujarnya.
Contoh lain, lanjutnya, harga gula pasir juga mulai merangkak naik, padahal ketersediaan gula di Indonesia cukup, itulah spekulan yang memanfaatkan kondisi menjelang hari-hari besar.
Aris juga memaparkan, ketersediaan beras di Bulog dihitung oleh Dinas Ketahanan Pangan, pihaknya mengontrol ketersediaan stok beras bertahan hingga berapa bulan, sehingga Sultra bisa dinyatakan aman.
“Di sinilah harus terbentuk Satgas Pangan yang setiap hari memonitor dan memantau ketersediaan dan stabilitas harga, terutama saat ini menjelang hari-hari besar, sekarang Ramadan, tidak lama Idul Fitri, nanti Idul Adha,” paparnya.
Menurutnya, komoditas pangan yang dipantau mulai dari beras, jagung, bawang merah, bawang putih, cabai besar, cabai rawit, daging sapi, daging ayam ras, telur ayam ras, gula pasir, minyak goreng, kedelai, termasuk tanaman lokal seperti sagu, umbi-umbian.
