BUTON SELATAN, TELISIK.ID – Tenaga penyuluh pertanian di Kabupaten Buton Selatan masih minim, sehingga dibutuhkan 35 orang tenaga ahli profesional untuk tingkatkan produksi pertanian daerah.

Kepala Dinas Pertanian Buton Selatan, La Ode Muhammad Idris, mengaku saat ini pihaknya masih kekurangan tenaga ahli penyuluh pertanian untuk ditempatkan ke seluruh desa di Buton Selatan. Selama 4 tahun terakhir terdapat 10 penyuluh pertanian yang sudah purna tugas.

Setiap tahun terdapat tiga orang yang purna tugas, sementara penambahan untuk tenaga penyuluh pertanian baru tidak pernah ada.

"Saat ini tersisa 7 orang tenaga ahli, 4 orang di antaranya yang masih aktif dan maksimal bekerja di lapangan," ungkap Idris, Jumat (14/2/2025).

Baca Juga: Masyarakat Buton Selatan Menjerit Harga Minyak Tanah Meroket