Idris mengungkapkan, pihaknya telah minta untuk dibuka kuota kebutuhan penyuluh pertanian kepada pihak BKPSDM. Namun, permintaan ini belum bisa diakomodasi sehingga penerimaan PPPK tahun 2025 tidak ada tenaga penyuluh pertanian.
Menurut Idris, tenaga penyuluh pertanian sangat dibutuhkan sebab dapat membantu meningkatkan produksi pertanian Buton Selatan.
Ia berharap pada penerimaan CPNS berikutnya formasi untuk tenaga penyuluh pertanian di Buton Selatan bisa masuk prioritas.
“Saya butuh penyuluh PNS dan PPPK sebanyak 35 orang,” kata Idris.
Sebelumnya, pada Selasa (11/2/2025), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Buton Selatan melakukan sidak ke Dinas Pertanian Buton Selatan guna memastikan kecocokan data yang ada pada instansi sesuai dengan yang tedata pada BKPSDM Buton Selatan.
