Keny menyoroti bahwa dalam dua tahun terakhir, target investasi di Kabupaten Konawe belum sepenuhnya tercapai.

Kondisi ini dinilai miris karena Konawe memiliki berbagai sektor potensial yang menarik untuk digarap, seperti pertanian, pariwisata, pendidikan, kesehatan, perumahan, perkebunan, dan perikanan.

Selama ini investasi lebih banyak terfokus pada sektor pertambangan, meskipun sektor ini memberikan efek domino positif, seperti meningkatnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar wilayah tambang.

“Namun, tidak kalah pentingnya, Konawe juga dikenal sebagai daerah dengan potensi pertanian yang sangat besar. Sayangnya, hingga saat ini belum ada investor yang serius menggarap sektor-sektor strategis tersebut,” kata Keny.

Klinik investasi diharapkan menjadi wadah untuk memberikan informasi, pendampingan, dan edukasi kepada para pelaku usaha dan calon investor.