Saat ini Yusran yang sebatang kara, tinggal menumpang di rumah tetangganya sambil menunggu bantuan untuk mendirikan rumahnya yang semi permanen.
"Terima kasih atas bantuan Pemerintah Kota Kendari, semoga masih ada bantuan lagi untuk perbaikan rumahku," harapnya.
Untuk diketahui, berdasarkan data Bagian Tata Pemerintahan Kota Kendari yang berkoordinasi dengan camat dan lurah, bencana hidrometeorologi yang melanda Kota Kendari Minggu (5/3/2023) sore, menyebabkan 1 korban meninggal dunia, dua korban luka-luka, sekira 324 rumah rusak dan sekira 58 fasilitas publik rusak. (A)
Penulis: Sumarlin
Editor: Haerani Hambali
