“Pernah dia telah mengusir salah satu peserta rapat yang hendak menyampaikan saran dan masukan. Kami telah menunggu permintaan maafnya pun tidak ditanggapi,“ katanya.

Orator lainnya, Aliadin menyampaikan selain berbagai hal tersebut, La Anda juga dituding berat sebelah dalam mengambil kebijakan jika berhubungan dengan pihak perusahaan.

“Secara tegas kami meminta kepada bupati untuk segera menarik pak camat,“ pintanya.

Baca Juga: Disperindag Sulawesi Tenggara Bagikan 1.000 Voucher Belanja di Muna

Sementara itu, Asisten II Setda Konawe Selatan, Sahlul menyambut baik atas aspirasi dari aliansi tersebut. Secara tegas dia menyatakan jika ditunjuknya La Anda sebagai Camat Angata bukan karena unsur kesengajaan atau bentuk intervensi untuk mengacaukan roda pemerintahan di kecamatan tersebut. Tetapi telah memenuhi persyaratan pengangkatan, terlebih La Anda berasal dari Kecamatan Angata.