Kuasa Hukum Kelompok Tani Mekar Jaya, Ade Rinaldi mengatakan, selain laporan warga yang meninggal dunia, mereka juga melaporkan dugaan pengerusakan yang terjadi di wilayah hukum Polres Binjai.

"Ada sekitar 30 laporan yang dilayangkan ke Polres Binjai, namun hingga kini diduga mandek," ungkapnya.

Oleh sebab itu puluhan petani itu mendesak Kapolda Sumatera Utara turun langsung, mempertanyakan ke anak buahnya di Polres Binjai apa yang terjadi sebenarnya hingga laporan warga diduga tak ditindaklanjuti.

"Kita menilai Polres Binjai tidak menunjukkan Presisi yang digaungkan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo," tambahnya.

Tim kuasa hukum menilai, seharusnya polisi bisa menangkap pelaku yang diduga menyebabkan Bertah meninggal dunia.