Beny juga melanjutkan carut marutnya pelaksanaan barang dan jasa di lingkup Kanwil Kemenag Sultra.

"Tender pengadaan barang dan jasa revitalisasi dan pengembangan Asrama Haji di Kemenag Sultra yang sampai saat ini belum jelas dan juga tender pengadaan barang dan jasa di beberapa kabupaten yang saat ini belum ada realisasi," tambahnya.

Akibat banyaknya permasalahan yang belum jelas penanganannya, massa aksi juga meminta kepada Menteri Agama untuk meninjau kembali jabatan Fesal Musaad sebagai pimpinan Kemenag Sultra.

Selain itu, nassa aksi juga meminta agar Kejaksaan Tinggi dan Polda Sultra untuk melakukan penyelidikan atas carut marutnya pelaksanan barang dan jasa di lingkup Kanwil Kemenag Sultra.

Sementara itu, saat Telisik.id mencoba mengkonfirmasi mengenai tuntutan dari massa aksi, Kepala Kemeng sedang berada di luar kota.