"Belum ada hasil swab-nya, jadi kita belum tau apakah pasien positif atau negatif," ucapnya.

"Jadi sebelum muncul hasil swab-nya, keluarga pasien memaksa pulang pada waktu subuh itu, dan ada surat pernyataan untuk minta pulang paksa. Mereka tanda tangan suratnya, ada di-UGD kok," ungkap dr Hasmudin.

Surat pernyataan itu berisi bahwa keluarga siap bertanggungjawab sepenuhnya terhadap pasien.

"Pihak rumah sakit tak bisa berbuat banyak atas kejadian ini, sebab pihak keluarga sendiri yang memaksa untuk memulangkan pasien," tandasnya.

Reporter: Ahmad Sadar