KENDARI, TELISIK.ID - Tekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB), Dinas kesehatan (Dinkes) Sulawesi Tenggara terus meningkatkan program kesehatan dari hulu ke hilir.

Intervensi di hulu terkait dengan program KB, perbaikan gizi, wanita dan sosial ekonomi. Intervensi di hilir adalah bagaimana meningkatkan mutu pelayanan klinik untuk ibu dan anak di rumah sakit.

Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Keluarga, Dinas Kesehatan Sulawesi Tenggara, dr Jemmy Ratna Dewi mengatakan, jumlah kematian ibu di Sulawesi Tenggara tahun 2022 mencapai 55 kematian, sementara jumlah bayi hingga 355 kematian.

Baca Juga: Sempat Diguncang Gempa, Aktivitas Warga Kendari Terpantau Normal

"Dinkes berupaya terus melakukan program kesehatan dari hulu ke hilir untuk menekan jumlah kematin ibu dan bayi," ujar dr Jemmy, Kamis (1/12/2022).