Ia juga menekankan bahwa TBC bukan penyakit turunan atau guna-guna, melainkan hanya mitos.
“(Kami mengajak masyarakat) agar tidak takut untuk berobat jika menemukan anggota keluarga atau orang terdekat yang terinfeksi untuk mencegah penyebaran lebih lanjut,” imbau Yuslina.
Yuslina pun mengingatkan pentingnya menjaga siklus udara yang baik di dalam rumah, membawa bayi dan anak-anak ke posyandu untuk pencegahan sejak dini, serta tidak merokok di dalam rumah.
Pihaknya juga terus melakukan screening dan edukasi kepada masyarakat untuk menekan kasus TBC sesuai target nasional untuk mengurangi kasus hingga tahun 2030. (C)
Penulis: Elfinasari
