Kabid P2P Dinkes Sulawesi Tenggara, Muhammad Ridwan menerangkan, pihaknya tengah optimalkan berantas penyakit malaria. Foto: Fitrah/Telisik

 

Banyak masyarakat yang keluar merantau dan saat kembali ke kampung halaman, membawa penyakit malaria bersama mereka.

"Mencapai sertifikasi bebas malaria memang merupakan pencapaian yang membanggakan, namun kami menyadari bahwa mempertahankannya lebih sulit daripada mencapainya,” kata Muhammad Ridwan kepada Telisik.id saat ditemui di ruang kerjanya, belum lama ini.

Dalam menghadapi tantangan ini, Dinas Kesehatan Sulawesi Tenggara bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat dan melakukan langkah-langkah strategis.

Salah satu solusi yang diambil adalah melakukan pemeriksaan dan pelaporan terhadap warga yang telah melakukan perjalanan ke luar daerah atau selesai merantau. Langkah ini bertujuan untuk mendeteksi dini dan mengisolasi kasus malaria yang mungkin dibawa oleh mereka.