Persiapan tenaga kesehatan saat hendak melakukan imunisasi kepada anak sekolah dalam kegiatan bulan imunisasi anak sekolah (BIAS). Foto: Ist.

 

Imunisasi dalam kegiatan BIAS menargetkan anak sekolah dasar kelas satu untuk mendapat vaksin DT (difteri tetanus) dan vaksin MR serta vaksin DT dan HPV untuk kelas lima. Sedangkan kegiatan BIAN di Sulawesi Tenggara sebelumnya telah dilakukan di empat kota/kabupaten, yaitu Kota Kendari, Kabupaten Konawe Selatan, Muna dan Buton Utara.

Pemberian imunisasi dalam BIAN terintegrasi dalam dua kegiatan, yaitu imunisasi tambahan berupa satu dosis vaksin MR secara massal tanpa memandang status imunisasi sebelumnya kepada bayi 9-12 bulan. Dan kegiatan imunisasi kejar berupa pemberian satu atau lebih jenis imunisasi IVP, DPT-HB-HiB untuk melengkapi status imunisasi anak usia 12-59 bulan yang belum imunisasi atau tidak lengkap status imunisasinya.

Baca Juga: Dinkes Sulawesi Tenggara Imbau Masyarakat Deteksi Dini Gejala Kanker Payudara

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara, dr. Putu Agustin Kusumawati, M.Kes mengatakan, target sasaran vaksinasi di Sulawesi Tenggara untuk vaksin MR adalah 663.958 anak, sedangkan untuk IPV sebanyak 147.045 anak dan OPV 68.751 anak, serta DPT-HB-Hib sebanyak 43.475 anak.