Muhammad Ridwan menambahkan, pihaknya akan meningkatkan kampanye dan sosialisasi terkait imunisasi melalui berbagai saluran, termasuk media massa dan kegiatan penyuluhan di komunitas.
“Sosialisasi imunisasi dasar lengkap ini terus kita sosialisasikan kepada masyarakat,” katanya kepada Telisik.id, belum lama ini.
Upaya sosialisasi ini dioptimalkan mengingat pada masa pandemi COVID-19 terjadi penurunan pelaksanaan imunisasi. Maka pasca pandemi melandai, Dinas Kesehatan mengoptimalkan program imunisasi ini, khususnya kepada anak-anak atau pelajar tingkat SD.
Sebagai tambahan, berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Dinas Kesehatan Sulawesi Tenggara, pemberian imunisasi yang terlambat atau tidak lengkap kepada anak menjadi salah satu hambatan dalam upaya meningkatkan kekebalan anak.
Baca Juga: Perempuan Anemia Berisiko Tinggi Lahirkan Bayi Stunting
