KENDARI, TELISIK.ID - Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara terus berusaha menggenjot percepatan vaksinasi booster untuk masyarakat, di mana pada bulan Agustus nanti ditargetkan akan mencapai 70 persen.
Kadis Kesehatan Sulawesi Tenggara, Putu Agustin Kusumawati mengatakan, proses vaksinasi sampai sekarang masih terus berjalan. Terutama vaksin booster di Sulawesi Tenggara saat ini berada pada kisaran angka 9,73 persen.
"Capaian booster kita saat ini masih sedikit berada pada kisaran angka 197.856 dengan presentase 9,73 persen. Kami menargetkan sampai Agustus nanti vaksinasi booster mencapai 70 persen. Makanya dalam waktu kurang lebih satu bulan ini kita akan terus mengupayakan hal tersebut," kata Putu Agustin Kusumawati pada Telisik.id beberapa waktu lalu.
Putu Agustin menjelaskan, penyebab rendahnya vaksinasi booster dikarenakan paradigma masyarakat yang menganggap bahwa daerah Sulawesi Tenggara sudah berada pada zona hijau COVID-19. Apalagi beberapa waktu yang lalu ada aturan tidak mewajibkan vaksin booster saat menggunakan moda transportasi udara maupun laut.
"Banyaknya hoax di luar sana membuat masyarakat enggan vaksin booster. Kami sudah berkoordinasi dengan Kominfo untuk menangkal hal tersebut. Selain itu kami akan sosialisasi ke media untuk selalu mengingatkan bahwa booster itu harus dilakukan. Di mana vaksin ini untuk meningkatkan imunitas dalam melawan COVID-19 ini karena sampai saat ini COVID-19 belum berhenti," jelasnya.
