"Kami tiba-tiba dipecat, tanpa ditahu kesalahan yang kami perbuat," ungkapnya, Senin (27/3/2023).
Harmin katakan, selama sembilan tahun ia mengabdi sebagai tenaga honorer di DPMPTSP. Terlebih ia dan rekannya merupakan putra daerah Muna Barat, ia merasa pemecatan yang dilakukan oleh kepala dinas tidak beretika dan tidak manusiawi.
Baca Juga: Pendataan Tenaga Honorer di Kolaka Utara Bukan untuk Pendaftaran CPNS dan PPPK
"Kami diperlakukan seperti ini, ini tidak manusiawi dan tidak beretika," pungkasnya.
Saat pihak media mencoba mengkonfirmasi kepada pihak DPMPTSP, sayangnya kepala dinas tidak berada di tempat. Telisik.id mencoba menghubungi via WhatssApp tak ada tanggapan. (B)
