“Karena itu saya meminta kepada seluruh pemuda Indonesia seluruh bangsa Indonesia, seluruh rakyat Indonesia berilah kesempatan terbaik untuk memimpin bangsa ini dari putra bangsamu sendiri, Prabowo oke, Ganjar Pranowo oke,” katanya.
“Jangan karena terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta lalu kemudian menjadi kepedean mau jadi presiden juga. Jangan, Anda menjadi gubernur DKI Jakarta bukan karena komunitas yang kuat di situ, bukan karena kontestasi politik kemarin, mendorong dorong agama, memaksa-maksa agama, kemudian melahirkan Anies Baswedan menjadi gubernur, tetapi untuk menjadi presiden, jangan jugalah,” tambahnya.
Baca Juga: Pembunuh Bos Isi Ulang Air Mineral yang Dimutilasi Hidup-Hidup di Semarang, Ditangkap
“Anda boleh saja memiliki orang tua atau mengaku memiliki orang tua menjadi pahlawan negara ini, tetapi untuk menjadi presiden sadar diri, jangan, ini yang saya ingin menggugah. Terima kasih. Assalamualaikum.” tandasnya.
Pernyataannya tersebut kemudian viral karena dianggap rasis. Fungsionaris DPP KNPI di bawah kepemimpinan Muh Ryano Panjaitan kemudian melaporkan Umat Bonte ke Polda Metro Jaya atas dugaan tindak pidana kejahatan informasi dan transaksi elektronik dan pencatutan nama KNPI tanpa hak, pada Jumat (12/5/2023). (C)
