KENDARI, TELISIK.ID - Keluarga dari pasien meninggal di RSUD Kota Kendari, protes pada pihak rumah sakit karena anggota keluarganya divonis meninggal karena COVID-19.
Keluarga memprotes lantaran merasa janggal dengan pihak RSUD yang tiba-tiba menyampaikan bahwa pasien terinfeksi COVID-19.
Apalagi informasi itu disampaikan siang hari, setelah pasien sudah dinyatakan meninggal dunia.
Tak hanya itu, pasien berjenis kelamin perempuan berusia 27 tahun ini sebelum meninggal diketahui sudah sekitar 23 hari dirawat di RS karena penyakit gagal ginjal serta beberapa penyakit lainnya.
Salah satu keluarga pasien, Lewi menceritakan, sebelum akhirnya meninggal, pasien baru saja diberikan izin pulang setelah dirawat 23 hari di RSUD. Namun, belum cukup dua hari berada di rumah, pasien kembali dimasukkan di RSUD, Kamis malam (15/10/2020), karena mengeluh sakit perut.
