MUNA BARAT, TELISIK.ID – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Muna Barat, dr Syahril Fitrah, memastikan akan mengoperasikan Unit Transfusi Darah (UTD) untuk melayani pasien yang membutuhkan darah.
Pengadaan UTD ini tidak bisa dilakukan secara mandiri oleh RSUD Muna Barat karena sangat tergantung pada kebijakan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Syahril mengatakan bahwa pengadaan UTD dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kelayakan rumah sakit.
Syahril mengakui masih mengalami kendala untuk pengoperasian UTD berupa belum adanya incubator darah yang berfungsi sebagai penyesuai suhu saat penyimpanan. Dia mengatakan saat ini UTD akan dilakukan uji tes sebelum dioperasikan.
“Ini bertahap dari Kemenkes. Awalnya kita dikasih gedung UTD terlebih dahulu, kemudian mobil UTD, dan baru kemarin tepatnya 20 Agustus 2024 tiba alat tersebut (incubator, red),” tutur Syahril kepada telisik.id, Rabu (21/8/2024).
Baca Juga: La Ode Darwin-Ali Basa Potensi Lawan Kotak Kosong di Pilkada Muna Barat
