Jika incubator sudah tersedia, Syahril memastikan bahwa pengoperasian UTD sudah bisa dilakukan di RSUD Muna Barat untuk melayani masyarakat.
“Bahkan nanti akan ada layanan transfusi darah keliling di masing-masing desa,” katanya.
Sebelumnya, seorang warga mengeluhkan layanan UTD yang belum beroperasi di RSUD Muna Barat. Dia mengeluh karena ketika pasien membutuhkan darah keluarga harus membelinya di RSUD Muna dengan harga yang cukup mahal.
Warga yang mengaku dari Desa Sidamangura itu menceritakan, pada Selasa (20/8/2024), ada keluarganya yang melahirkan di RSUD Muna Barat dan membutuhkan darah sehingga ia harus mencari pendonor.
Baca Juga: Antisipasi Kekeringan, Pemkab Muna Barat Serahkan 45 Unit Pompa Air untuk Petani
