Ia menjelaskan, sesuai kebijakan Menteri Pertanian sorgum salah satu komoditas pangan lokal dalam rangka program yang ke dua atau strategi ke dua disertifikasi produksi dan konsumsi pangan lokal.

"Sekarang kita tidak hanya bergantung pada pangan pokok seperti beras tapi di banyak daerah banyak pangan pokok lainnya," jelasnya.

Suwandi menambahkan untuk harga jual dari sorgum ini masih di sekitaran harga Rp 3000 hingga Rp 5.000 dan masih berpotensi untuk naik.

Tanaman sorgum ini dapat tumbuh di segala kondisi lahan, mulai dari lahan tandus, kering dan basah bisa di tanami benih sorgum ini dan menjadi solusi di beberapa daerah yang kondisinya seperti itu.

"Kita sudah mappingkan daerah-daerah di Sulawesi Tenggara untuk pengembangan sorgum ini," tutup Suwandi.