Baca Juga: Pedagang Tissu Lampu Merah, Diusir Satpol PP Hingga Dilarang Muncul jika Pejabat Datang

Hamka sadar ia dan keluarganya tidak bisa selalu berharap kepada para tetangga. Mereka telah banyak membantu. Sehingga besar harapan Hamka kepada pemerintah pusat, pemerintah  provinsi dan pemerintah Kabupaten Kolaka serta Dinas Sosial atau siapapun untuk perduli pada keadaannya.

Dia berharap ada yang datang meninjau langsung keadaan anak-anaknya. Sebab Hamka tidak tahu lagi kemana harus mengadu dan kepada siapa lagi ia bisa berharap bantuan.

Bagi Hamka, bersabar atas rasa sakit yang menimpanya mudah saja. Namun melihat anak-anak balitanya hidup tanpa kebutuhan yang tercukupi, adalah hal yang begitu berat baginya. Mereka masih sangat kecil untuk merasakan kerasnya kehidupan, ditambah lagi mendapati ayahnya yang tidak bisa melakukan apa-apa karena keterbatasan fisik. (A)

Penulis: Nadwa Rifada