Laporan itu terkait unggahan konten video di kanal Youtube milik Haris Azhar berjudul, "Ada Lord Luhut Di balik Relasi Ekonomi-Ops Militer Intan Jaya!! Jenderal BIN Juga Ada!!"
Seperti diberitakan, Haris menyebut Luhut diduga terlibat dalam permainan tambang di bumi cendrawasi, Papua.
Dugaan tersebut menjadi sorotan publik, sebab pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tertanggal 31 Desember 2020.
Harta Luhut tercatat Rp 745.188.108.997 (745 miliar) dengan kenaikan sangat signifikan yakni Rp 67.747.601.287 (67,7 miliar) dibandingkan dari sebelumnya Rp 677.440.507.710 (677 miliar), pada laporan harta kekayaan 31 Desember 2019.
Haris mengatakan, data-data soal menteri Luhut bukan hal baru perihal dugaan permainan tambang di Papua.
