Baca Juga: Bachrun Labuta Bebaskan Bagi Hasil Tanam Jagung Bila Produksi 4 Ton
Menanggapi tudingan ini, Bachrun Labuta membantahnya menggunakan data ilmiah.
Ia menegaskan bahwa program pengembangan jagung masih dalam tahap awal dan ia optimis bahwa program ini akan meningkatkan PAD sekaligus kesejahteraan masyarakat.
Sebagai Plt Bupati Muna, Bachrun menjelaskan bahwa pengembangan jagung merupakan bagian dari visi industrialisasi JATI (Jagung, Hortikultura, Ternak, dan Ikan) yang diusungnya.
Ia menargetkan pengembangan lahan jagung seluas 67 ribu hektare, dengan asumsi setiap hektare dapat menghasilkan 10 ton jagung. Dengan demikian, ia memperkirakan potensi pendapatan sebesar Rp 1,5 triliun setiap tahun.
