Menurutnya, pihak Bulog juga telah menyampaikan informasi terkait tambahan pasokan minyak goreng untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beberapa hari ke depan.

Salah satu peserta Gerakan Pangan Murah dari media telisik.id, Andi Nuraisa, mengatakan antusiasme warga terhadap minyak goreng sangat tinggi karena selama dua hari sebelumnya stok belum tersedia.

“Di Bulog tidak ada minyak, sehingga di pasar murah dua hari juga tidak ada minyak, sementara ibu-ibu antusias ke pasar murah tujuan utama hanya cari minyak goreng,” ujarnya.

Baca Juga: TPID Kendari Pastikan Pasokan Minyak Goreng Aman Jelang Idul Adha 2026

Ia menuturkan, pada hari ketiga stok minyak goreng akhirnya tersedia dan langsung diserbu warga karena harga yang dijual jauh lebih murah di banding harga pasar.