“Hari ketiga baru ada minyak keluar dari Bulog, disalurkan melalui Disketapang dengan harga Rp 16 ribu per liter, sementara harga minyak per liter di pasaran bisa mencapai Rp 25 ribu per liter,” kata Andi Nuraisa.
Sebelumnya, Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran mengatakan, Siska juga mengaku senang dengan keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, sinergi seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk menjaga stabilitas pangan di Kota Kendari.
“Saya sangat senang karena gerakan ini melibatkan banyak pihak, seluruh elemen, termasuk teman-teman media seperti telisik.id yang ikut berpartisipasi dalam Gerakan Pangan Murah dengan menyediakan berbagai kebutuhan pangan bagi masyarakat,” katanya. (B-Adv)
Penulis: Ahmad Jaelani
