KENDARI, TELISIK.ID - Kepala SMKN 2 Kendari, Muhalip, mulai melakukan pembenahan internal sekolah dengan menjadikan kedisiplinan guru dan siswa sebagai salah satu perhatian utama setelah dirinya dipercaya memimpin sekolah tersebut.
Muhalip mengatakan, pembenahan dilakukan setelah dirinya mengamati kondisi sekolah selama sepekan. Dari pengamatannya, ia menilai proses belajar mengajar (PBM) perlu dibenahi secara bersama, baik dari sisi guru maupun siswa.
“Yang pertama harus saya benahi dulu proses pembelajarannya. Setelah saya mengamati selama satu minggu, ternyata proses PBM-nya, baik siswa maupun guru, harus dibenahi bersama,” ujar Muhalip, Kamis (8/10/2026).
Menurutnya, kedisiplinan menjadi bagian penting dalam memperbaiki proses pembelajaran. Jika waktu masuk sekolah ditetapkan pukul 07.00 Wita, maka guru dan siswa harus sudah berada di sekolah sebelum waktu tersebut dan mengikuti pembelajaran sesuai aturan yang berlaku.
Ia juga meminta wali kelas lebih aktif memantau kehadiran siswa. Jika terdapat siswa yang tidak masuk sekolah, pihak sekolah perlu segera melakukan konfirmasi kepada siswa maupun orang tua untuk mengetahui alasan ketidakhadirannya.
