Menurutnya, perbaikan PBM menjadi langkah awal, karena jika proses pembelajaran berjalan baik, diharapkan akan berdampak pada perubahan sekolah secara keseluruhan, termasuk nama baik dan prestasi.
Sebelum menjabat sebagai Kepala SMKN 2 Kendari, Muhalip merupakan guru di SMKN 1 Kendari dan pernah dipercaya sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana. Pengalaman tersebut menjadi bekal baginya dalam melihat pentingnya fasilitas sekolah dalam mendukung proses belajar mengajar.
Ia juga mengingat pesan Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, saat pelantikan, terutama terkait pembenahan proses pembelajaran dan inner beauty atau wajah sekolah, baik dari sisi lingkungan maupun kondisi internal sekolah.
“Masalah inner beauty-nya sekolah, berarti harus kita perbaiki semua. Masalah lingkungan, internal maupun di luar,” pungkasnya. (C)
Penulis: Erni Yanti
