Meski terlihat kecil, namun secara agregat tingkat inflasi di Sulawesi Tenggara mencapai angka 6 persen. Sehingga Hasria berharap laju inflasi dapat ditekan dengan program bazar tersebut.

Ia menambahkan, pihaknya memberikan subsidi untuk pangan yang dijual di bazar tersebut, sehingga harganya lebih murah dibanding dengan pangan di pasar.

Baca Juga: BKKBN Sasar Pasangan Keluarga Muda untuk Percepatan Penurunan Stunting

Untuk beras, subsidi yang diberikan sebesar Rp 1.000 per kilogram. Bawang merah, bawang putih, cabai besar dan cabai rawit disubsidi Rp 5.000 per kilogramnya. Sedangkan telur ayam ras, minyak goreng dan gula pasir mendapat subsidi Rp 2.000.

Adapun jenis pangan bawang dan cabai yang paling tinggi jumlah subsidinya, karena menurut Hasria, jenis pangan tersebut memiliki tingkat fluktuasi yang tinggi.