KENDARI, TELISIK.ID - Potensi kulit kerang yang cukup besar di Kota Kendari, selama ini hanya menjadi sampah dan mencemari lingkungan, mendorong Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Kendari melakukan pelatihan pengolahan kulit kerang menjadi kerajinan.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Kendari, Muhammad Ali Aksa mengatakan, pelatihan tersebut dilakukan demi meningkatkan kemampuan masyarakat, terkhusus kelompok masyarakat yang tinggal di sekitaran pantai, pengrajin dan mahasiswa.
"Di masa pandemi ini kan banyak masyarakat kehilangan pekerjaan, olehnya itu Pemkot Kendari mengambil inisiatif untuk melaksanakan pelatihan ini," ungkapnya.
"Kita ingin masyarakat bisa mendesain bentuk kulit kerang hingga menjadi sebuah kerajinan seperti aksesoris, perabot, gantungan dan lain sebagainya sehingga dapat meningkatkan nilai ekonomisnya," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Kendari, Sri Lestari Sulkarnain mengatakan, pelatihan tersebut merupakan bentuk pemanfaatan potensi alam yang ada di sekitar.
