Baca juga: Enam Daerah Wilayah Kerja KPPN Kendari Raih WTP Atas LKPD 2020

Baca juga: Pemkot Kendari Sabet Dua Kategori Penghargaan Kemenkes RI

"Yang tadinya menjadi sampah dan mencemari lingkungan tetapi setelah diolah bisa memiliki nilai jual terutama bisa menambah penghasilan keluarga," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan, yang menjadi dasar terlaksananya pelatihan tersebut, agar ada nilai ekonomi dari kulit kerang selain dagingnya yang bisa dijual.

"Biasanya yang dijual isinya kemudian kulitnya dibuang, hal ini menjadi masalah karena akan berdampak pada polusi udara dari limbah kerang. Selain itu bisa melukai siapapun yang menginjak. Kalau tidak bisa diolah nanti dijual ke pengrajin saja. Jika kulit kerang dimanfaatkan dengan baik, maka lingkungan akan terjaga sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat," tutupnya. (B)