KENDARI, TELISIK.ID - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulawesi Tenggara, tengah menjadi sorotan tenaga kerja pertambangan.
Pasalnya, beberapa kali terlihat demonstran menggeruduk kantor Disnakertrans, mempertanyakan sistem pengupahan dan jaminan kesehatan kerja lingkup pertambangan.
Seperti terjadi Kamis (7/9/2023), puluhan massa dari Lingkar Pemuda Masyarakat Tolaki (LPMT) menuntut adanya pelanggaran ketenagakerjaan terkait upah dan jaminan kesehatan pekerja di PT Wijaya Inti Nusantara (WIN) di Desa Torobulu, Kecamatan Laeya, Kabupaten Konawe Selatan.
Ketua LPMT, Nurlan menyampaikan tuntutan terkait adanya dugaan pelanggaran bidang ketenagakerjaan, salah satunya BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.
Baca Juga: Begini Kondisi Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara Sebelum Kedatangan Andap Budhi Revianto
