KENDARI, TELISIK.ID – Insiden jatuhnya seorang pengunjung di Pasar Sentral Kota Kendari pada 15 Januari 2025, memicu kekhawatiran banyak pihak. Kondisi pasar dengan fasilitas yang dinilai sudah tidak layak pakai dianggap sebagai penyebab.
Kejadian ini mendapat sorotan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari, yang mengusulkan agar pengelolaan pasar diserahkan kepada Perumda Pasar, apabila dinas teknis dinilai tidak mampu mengelolanya.
Pasar Sentral Kota Kendari mulai dibangun pada tahun 2016 dan sejak saat itu dikelola oleh Dinas Perdagangan setelah sebelumnya dikelola oleh pihak lain.
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Kota Kendari, Alda Kesutan Lapae, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengusulkan perbaikan fasilitas, terutama untuk memperbaiki atap yang bocor.
“Kami sudah mengajukan anggaran untuk perbaikan pasar, namun hingga kini belum terpenuhi,” ungkap Alda melalui sambungan telepon, Kamis (23/1/2025).
