WAKATOBI, TELISIK.ID - Awal pembangunan gedung pramuka Wakatobi yang dimulai 2019 lalu, diterpa isu dugaan proyek fiktif. Proyek ini milik Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Wakatobi. Namun isu itu ditepis oleh Kadispora, La Ode Adili.
Menurut Adili, pembangunan gedung pramuka Wakatobi dilaksanakan dan sudah sesuai dengan perencanaan yang tertuang dalam DED.
"Saya harus jelaskan karena di publik ada isu yang berkembang bahwa pembangunan gedung pramuka ini fiktif. Dan saya selaku PPK berani mengatakan bahwa pembangunan gedung pramuka itu tidak fiktif. Sudah dilakukan secara terencana sesuai perinsip-perinsip perencanaan," katanya saat ditemui Sabtu (4/1/2020).
Untuk pembangunan tahap satu, kata dia, belum ada pembangunan fisik. Baru sebatas pematangan lahan meskipun dalam nomenklatur proyek tersebut disebut pembangunan gedung pramuka Wakatobi.
Dan pematangan lahan tersebut menelan anggaran sebesar Rp 270 juta pada APBD perubahan 2019 lalu.
