"Kalau lahannya itu seperti pembangunan GOR maka tidak perlu dilakukan pematangan lahan. Tapi karena kedalaman lahan sampai dua meter lebih, sehingga dilakukan penimbunan dan sekarang sudah siap untuk dilakukan pembangunan fisiknya," tuturnya.
Lebih jauh, kata dia, pembuatan DED dan pematangan lahan sudah bisa dikatakan pembangunan karena akan memasuki pembangunan fisik.
"Itu juga bagian pembagunan makanya di nomenklatur proyeknya itu disebut pembangunan gedung pramuka Kabupaten Wakatobi, dan gedung pramuka sendiri pembangunannya dimulai dari penyusunan DED dan pematangan lahan yang dibiayai APBD perubahan," jelasnya.
"Secara keseluruhan pembangunan gedung pramuka itu direncanakan akan menelan anggaran 6 milyar rupiah lebih," ungkapnya.
Sementara itu, saat ditemui konsultan perencana DED gedung pramuka Wakatobi, Iwan, menjelaskan, pembangunan gedung pramuka tersebut terdiri dari beberapa item dimana untuk tahap pertama, pembuatan DED, kemudian dilanjutkan pematangan lahan.
